BORNEONEWS, Palangka Raya - Covid-19 hingga sampai saat ini masih belum berakhir dan baru-baru ini informasinya muncul kembali varian baru yakni Arcturus yang sudah menyebar disejumlah negara, bahkan di Indonesia kabarnya sudah terdeteksi.
Menangggapi hal itu Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh mengatakan agar kasus Covid-19 tidak kembali meningkat perlu adanya langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19 Arcturus ini khususnya di wilayah Kalteng.
"Pemda melalui Satgas Covid-19 harus dapat menyiapkan langkah antisipasi agar varian baru ini tidak menyebar di Kalteng, kami juga mengingatkan masyarakat supaya tetap mentaati prokes dan jangan sampai lengah," ucapnya, Minggu, 30 April 2023.
Farida menyebut, berdasarkan informasi varian baru Covid-19 Arcturus ini hampir sama seperti varian sebelumnya yaitu Omicron terutama dari gejala yang dirasakan saat terinfeksi, dan perbedaannya hanya pada tingkat penyebarannya di mana varian Arcturus tergolong lebih cepat.
Adapun gejala yang dirasakan ketika terinfeksi varian baru Covid-19 varian Arcturus ini yakni diantaranya demam tinggi, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, nyeri badan, gejala gastrointestinal atau gangguan pencernaan, serta mata lengket merah dan gatal (konjungtivitis).
Oleh karena itu, Farida menyarankan apabila ada dikalangan masyarakat di wilayah Kalteng yang merasakan gejala-gejala terinfeksi Covid-19 ini agar dapat segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat baik puskesmas maupun rumah sakit untuk meminimalisir resiko yang lebih tinggi.
--page
"Jangan sampai dibiarkan dan menganggap itu hanya sebuah penyakit biasa, jika merasakan ada gejala periksakan diri sesegera mungkin untuk mendapatkan penanganan secara cepat, tepat serta meminimalisir penyebarannya agar tidak semakin meluas," tukasnya. (DONNY D/Y)









