SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Belum semua warga memiliki kesadaran untuk membawa pulang sampah setelah mengikuti Kotim Bershalawat di Terowongan Nur Mentaya, Minggu malam, 30 April 2023.

Tampak sisa-sisa air mineral, mie instan dalam cup, kemasan makanan ringan dan alas plastik berserakan di sepanjang Jalan Tjilik Riwut. Warga membiarkannya begitu saja, padahal panitia telah mengingatkan untuk membawa pulang sampah.

"Tolong sampahnya dibawa pulang. Yang membawa pulang sampah saya doakan naik Haji," kata salah satu panitia melalui pengeras suara.

Beberapa warga bergegas memungutinya. Ada yang langsung menggulung tikar plastik. Namun tak sedikit yang acuh dan tak mengindahkan imbauan panitia.

Salah satu pengunjung hanya terlihat membawa alas plastik yang ia gunakan. Ia berdalih nanti ada petugas sapu jalan yang membersihkan sampah lainnya. 

"Rumah saya jauh tidak mungkin saya membawa sampah sampai ke rumah. Nanti pasti ada petugas menyapu jalan," kata Yuli salah satu warga yang hadir dalam Kotim Bershalawat. (DEWI PATMALASARI/R)