PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Kalteng asal pemilihan Kalteng II Kabupaten Kotim dan Seruyan dari Fraksi Gerindra Jainudin Karim meneegaskan, di desa Bagendang Permai dan Bagendang Hilir tentang pemindahan tiang listrik yang ada di bantaran sungai sudah tergerus.

Ia menegaskan, janji dari pihak PLN untuk memindahkannya sudah sekian lama tidak ada kabarnya lagi. Ada sebanyak 50 tiang listrik yang sangat membahayakan.

"Tindak lanjut pemindahan PLN Di Desa Bagendang Permai dan Bagendang hilir yang sudah beberapa kali dan berapa tahun diusulkan tidak pernah di tindak lanjuti dari Pihak PLN," tegasnya saat dihubungi via whats app, Sabtu (29/4).

Ia menambahkan, sebanyak 20 tiang di desa Bagendang Permai 30 tiang di Desa Bagendang Hilir. Di desa Bagendang Permai 20 tiang semuanya sudah tergerus dan mulai roboh di sungai mentaya.

"Kita berharap kepada PLN maupun pemerintahan di kabupaten kotim maupun di provinsi yang menangani bidangnya agar bisa mengecek dan mengontrol tentang tiang listrik sebanyak 50 tiang di dua desa yaitu Desa Bagendang Permai dan Desa Bagendang Hilir di Kecamatan Mentaya Hilir Utara agar pihak PLN bisa turun kelapangan dan bisa menganti tiang yang sudah rusak. Akibat tergerus di sepanjang bantaran sungai Mentaya," pungkasnya. (art)