BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal mengerahkan 315 petugas Sensus Ekonomi 2016. Petugas ini merupakan hasil penjaringan dari 580 orang pelamar yang dibuka awal tahun hingga ditutup pada 29 Februari 2016.


Kepala BPS Kobar Johansyah menjelaskan, untuk menyatakan kesiapan para petugas dalam melakukan sensus ekonomi 2016, pihaknya mengelar Apel Siaga Sensus Ekonomi di halaman kantor BPS Kobar Jalan Diponegoro,  Jumat (18/3/2016).


Usai kegiatan tersebut, Johansyah menjelaskan sensus ekonomi yang digelar pada Mei 2016 bertujuan mendapatkan informasi perekonomian yang berada di suatu daerah.


"Nantinya hasil sensus tersebut akan digunakan sebagai acuan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional," jelasnya.


Agar para petugas mendapatkan data yang akurat, untuk itulah para petugas ditempatkan di kecamatan tempat petugas tersebut berdomisili. 


"Tujuannya agar petugas tersbeut bisa mendapatkan informasi secara lebih akurat. Pasalnya bila ditugaskan di kecamatan tempatnya berdomisili, tentunya ia lebih mengenal medan tugas yang dihadapi," jelasnya. 


Karena itulah, lanjutnya, bila dalam bulan Mei tahun ini ada petugas yang mendatangi rumah atau tempat usaha, diharapkan masyarakat tidak merasa kuatir.


"Tetapi perhatikan ciri-ciri petugas sensus yang datang. Karena mereka dilengkapi topi dan rompi khusus. Selain itu petugas juga dibekali kartu pengenal dan surat tugas yang dikeluarkan BPS kabupaten Kobar," jelasnya.


Menurutnya agar masyarakat yang didatangi petugas sensus agar bisa memberikan jawaban dengan sebenar-benarnya. 


"Karena kerahasiaan data yang didapatkan oleh petugas sensus dilindungi UU No 16/1997 tentang Statistik. Apapun jawaban yang disampaikan responden atau masyarakat yang tempat usahanya ditdatangi petugas tidak ada hubungannya dengan pajak. Juga perlu diingat petugas tidak memungut biaya apapun dalam kegiatan sensus ini," pungkas Johansyah. (WAHYU KRIDA/m)