SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara akan berupaya maksimalkan pengelolaan potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya itu diharapkan bisa berhasil dan menjadi daerah yang mandiri untuk kedepannya.

Saat ini, Kabupaten Sukamara memiliki PAD dibawah 20 persen, sehingga menggantungkan keuangannya pada pemerintah pusat melalui Transfer Kedaerah dan Dana Desa (TKDD)

Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi mengatakan bahwa saat ini daerah memiliki kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan, terkecuali politik luar negeri, pertahanan dan keamanan, peradilan, moneter dan fisikal, agama, serta kewenangan bidang lain.

"Tujuannya diserahkan agar daerah mengelola sendiri, tetapi memang dievaluasi selama 27 tahun ini ada yang benar-benar sudah mandiri, ada yang setengah dan ada yang belum," kata Ahmadi pada Peringatan Hari Otomoni Daerah XXVII, Selasa, 2 Mei 2023.

Menurut Ahamdi, Kabupaten Sukamara termasuk dalam kategori 20 persen yang belum mencapai, sehingga hal tersebut menjadi PR bagi pihaknya agar bisa menjadi daerah yang mandiri.

--page

"Oleh sebab itu, ini adalah tugas berat kita untuk melihat potensi daerah yang ada, yang harus kita kelola, kita jadikan PAD yang begitu besar," tukas Ahamdi. (NORHASANAH/Y)