PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah mengingatkan pentingnya kolaborasi sebagai kunci dalam penanganan pandemi Covid-19.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mengikuti forum Kesiapsiagaan dan Ketahanan untuk Menghadapi Ancaman Penyakit Infeksi Emerging (PRET) yang diselenggarakan organisasi kesehatan dunia (WHO) pada April 2023 kemarin.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril mengatakan, dalam forum tersebut Indonesia membagikan berbagai pengalaman dalam menghadapi pandemi Covid-19, serta menerima informasi penanganan pandemi dari berbagai negara.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam penanganan pandemi Covid-19 tidak hanya di Indo tapi juga di dunia. Forum berbagi ini menjadi wadah untuk menampung respons terbaik dalam penanggulangan Covid-19 dari berbagai negara,” kata Syahril.

Syahril menjelaskan, agenda pertemuan tersebut mencakup penjelasan mengenai PRET, peluang untuk kesiapsiagaan pandemi di masa depan, diskusi interaktif mengenai visi kesiapsiagaan pandemi patogen pernapasan terpadu serta implementasinya.

--page

“Intinya, para peserta atau delegasi dari tiap negara itu berbagi pengalaman dan praktik terbaik serta menyusun peta jalan untuk mengimplementasikan visi global kesiapsiagaan pandemi patogen pernapasan,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Selasa 2 Mei 2023, kasus konfirmasi Covid-19 bertambah tujuh kasus, diantaranya Sukamara tiga kasus, Kapuas dua kasus, Palangka Raya satu kasus, dan Lamandau satu kasus.

Pasien sembuh bertambah lima orang, yakni Barito Timur tiga orang, Kotawaringin Timur satu orang, dan Seruyan satu orang. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/H)