BORNEONEWS, Yerusalem, - Khader Adnan, yang berafiliasi dengan kelompok Jihad Islam Palestina, tewas di penjara Israel pada Selasa usai melakukan aksi mogok makan selama 87 hari, ungkap otoritas penjara Israel.
Menurut otoritas Israel, Adnan "menolak menjalani tes medis dan menerima perawatan medis". Ia "ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di selnya" pada Selasa pagi 2 Mei 2023.
"Khader Adnan dieksekusi secara sadis", kata Perkumpulan Tahanan WAED di Gaza kepada Reuters.
Pria berusia 45 tahun itu berasal dari kota pendudukan Jenin dan dikenal sebagai tokoh Jihad Islam di Tepi Barat, yakni wilayah yang dicaplok Israel saat perang 1967.
Sama seperti Hamas, kelompok Jihad Islam menentang kesepakatan damai antara Palestina dan Israel dan mendukung penghancuran Israel.
Israel menuding Adnan telah mendukung aksi teror, memiliki afiliasi dengan kelompok teror dan melakukan penghasutan.
Adnan beberapa kali keluar masuk penjara dan sudah lima kali menjalani aksi mogok makan sejak 2004.
Sumber: Anadolu/ANTARA
Warga Palestina yang Mogok Makan Khader Adnan Tewas di Penjara Israel
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







