BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Satu unit rumah di KPR Delita Mas, milik Bahrudin Juhri, 50, guru SMAN 1  Pangkalan Bun, nyaris ludes dilalap api, Jumat (18/3/2016).


Menurut sumber di lokasi kejadian, api berasal dari salah satu ruang kamar rumah di Jalan H Mustalim No 14, RT 16, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Pemilik rumah, Bahrudin, saat itu sedang mengajar. Istri dan anaknya pun tidak berada di rumah.


Belakangan diketahui, sumber api berasal dari sambungan kabel yang meleleh. Lelehan kabel tersebut mengenai kasur dan terbakar.


Asap yang mengepul diketahui pertama kali oleh Said, 40. Ia tetangga sebelah rumah Fahrudin.  Said segera menghubungi ketua RT setempat dan kemudian dilanjutkan menghubungi Pemadam Kebakaran Pemkab Kobar.


Warga sempat dibuat bingung karena rumah dalam keadaan terkunci. Terpaksa warga menjebol pintu. Sesaat kemudian empat unit Damkar tiba di lokasi. Dari luar kaca jendela dipecah untuk memudahkan proses pemadaman. Tidak sampai 30 menit api dapat dijinakkan.


Setelah api padam, Fahrudin yang datang bersama siswanya segera membantu membersihkan kamar yang terbakar.


Fahrudin menderita kerugian jutaan rupiah, sementara dokumen berharga dapat diselamatkan.


"Empat unit Damkar yang datang, tidak sampai setengah jam dengan dibantu warga, api dapat dipadamkan," kata Mastur, Babinsa Kelurahan Madurejo. (KOKO SULISTYO/m)