PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 150 personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini.

"Pada intinya di Palangka Raya sudah terbentuk yang namanya kelurahan tangguh, maka dari itu apabila terjadi karhutla mereka tentunya juga siap mengantisipasinya agar tidak terjadi karhutla di wilayahnya masing-masing," kata Kepala BPBD Palangka Raya, Emi Abriyani, Rabu, 3 Mei 2023.

Dari lima kecamatan dan 30 kelurahan kondisi panas bisa sampai 35 derajat celcius. Hal tersebut dapat memicu terjadinya karhutla.

Apalagi adanya peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Palangka Raya menyatakan bahwa sejak 24-27 April 2023 cuaca di daerah setempat mengalami panas di angka 35 derajat celcius.

Pihaknya bersama sejumlah instansi terkait juga telah melaksanakan apel dan simulasi penanggulangan bencana sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman karhutla.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bagian dari respon peringatan BMKG tentang cuaca panas di Kota Palangka Raya beberapa hari terakhir dan berdasarkan prediksi potensi kebakaran hutan dan lahan.

--page

Ia berharap, seluruh elemen masyarakat turut aktif melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan dengan tidak melakukan pembakaran, serta melaporkan kepada petugas jika melihat indikasi atau potensi kebakaran hutan dan lahan. (HENDRI/R)