BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi berharap penurunan stunting di tahun 2023 dapat lebih signifikan, sehingga target penurunan stunting 14 persen pada tahun 2024 dapat tercapai.
"Pemerintah telah menetapkan target penurunan stunting 14 persen pada tahun 2024, oleh karena itu kita harus melakukan upaya dan kerja keras dalam mencapai target," kata Ahmadi pada monitoring dan evaluasi program percepatan penurunan stunting, Rabu, 3 Mei 2023.
Selain itu, juga perlu adanya dukungan dalam mencapai target serta dukungan berbagai pihak, mulai dari tingkat desa, kelurahan, kecamatan dan Kabupaten.
"Gambaran status gizi Kabupaten Sukamara menurut ssgi pada tahun 2002 menjadi 21,8 persen dibandingkan tahun 2021 sebesar 24,7 persen atau turun menjadi 1,5 persen," jelas Ahmadi.
Menurutnya, presentasi tersebut masih belum mencapai target, dan pada tahun 2023 angka stanting di Kabupaten Sukamara diharapkan dapat turun lebih signifikan.
--page
"Berbagai langkah-langkah kita dapat lakukan secara sinergitas dan kolaboratif namun kita juga harus lebih menguatkan SDM tenaga lini lapangan yang merupakan ujung tombak percepatan penurunan stunting," tukas Ahmadi. (NORHASANAH/Y)









