BORNEONEWS, Palangka Raya - Stasiun Meteorologi (Statmet) Kelas I Tjilik Riwut Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Palangka Raya, pada pukul 12.00 WIB menemukan ada empat titik hotspot di Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Statmet Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya Catur Winarti melalui Prakirawan cuacanya M Ihsan Sidiq menyampaikan, empat titik hotspot terpantau berada di wilayah Kabupaten Barito Utara.
"Ada empat hotspot atau titik panas yang kami temukan di Kabupaten Barito Utara, tiga titik berada di desa Lahei dan satu titik berada di daerah Kecamatan Montallat," Katanya, Rabu, 3 Mei 2023.
Berdasarkan informasi dari BMKG pusat, ada 66 titik hotspot di Indonesia, yakni 15 di pulau Sumatera, 40 di pulau Kalimantan, 4 di pulau Jawa dan 7 di pulau Sulawesi.
Untuk intensitas hotspot yang terdapat di desa Lahei dan Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah, berintesitas sedang atau medium yang ditandai dengan titik kuning pada peta.
--page
Dengan adanya temuan hotspot ini, pihaknya meminta kepada pemerintah kabupaten Barito Utara melalui instansi teknisnya, agar bisa melakukan pengecekan lahan untuk mencegah terjadinya Karhutla. (PATHUR/Y)









