BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara pada PT Perkebunan Nusantara III atau PTPN III Persero, Dwi Sutoro menjelaskan peranan PTPN dalam industri dari hulu ke hilir mengenai kelapa sawit.
"Peran PTPN dalam industri sawit bagaimana? PTPN saat ini sedang membangun kapasitas serta kapabilitas perusahaan dalam meningkatkan peran dan keterlibatan negara," kata Dwi dalam rilis yang dikirimkan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Rabu, 3 Mei 2023.
Caranya yang pertama, lanjut Dwi Sutoro, yakni meningkatkan kapasitas produksi minyak goreng.
"PTPN saat ini sedang menyiapkan kapasitas industri minyak goreng sebagai bagian dari proyek strategis nasional dengan kapasitas 3 juta ton per tahun," jelasnya.
Cara dan dukungan yang kedua dari PTPN, lanjut Dwi, ialah menyiapkan pilot project minyak makan merah dengan kapasitas 10 ton per hari.
--page
Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara pada PTPN III Persero ini menjelaskan bahwa regulasi terkait ketersedian minyak goreng sawit disarankan untuk difokuskan pada volume yang terkait industri minyak goreng sawit.
"Lantas kebijakan minyak goreng harus menjawab permasalahan terkait harga dan distribusi serta mekanismenya. Pelaksanaan kebijakan saat ini masih memunculkan resiko dari kontinuitas ketersediaan migor bersubsidi," katanya. (TESTI PRISCILLA/H)









