BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalteng mencatatkan angka inflasi 4,85 persen year on year (y-o-y) berada di urutan 11 tertinggi inflasi nasional selama April 2023.
Angka inflasi tersebut menunjukan penurunan sebesar 0,77 persen (y-o-y) dibanding inflasi bulan Maret lalu yaitu 5,62 persen (y-o-y).
"Inflasi Provinsi Kalteng yang berada di urutan 11 ini adalah berkat sinergisitas," kata Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko usai rakor bersama Mendagri baru baru ini.
Upaya maksimal antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota serta Satgas Pangan membuahkan hasil.
Ia melihat Kalteng berada di tengah-tengah, tidak masuk dalam 10 provinsi tertinggi maupun 10 provinsi terendah, itu artinya kita masih aman.
--page
Dilaporkan dalam rakor bersama Mendagri, Tito Karnavian Yuas turut didampingi Kepala Disdagperin Kalteng, Aster Bonawaty serta Kepala Ketahanan Pangan Kalteng, Riza Rahmadi dan instansi vertikal terkait. (HERMAWAN DP/R)









