PULANG PISAU –

BORNENEWS, Pulang Pisau - Beberapa waktu yang lalu, Desa Kanamit, Kecamatan Maliku, Pulang Pisau Sempat dihebohkan dengan kemunculan orangutan di ladang perkebunan milik warga RT 001. Hal tersebut langsung disampaikan Kepala Desa Kanamit Hadi, Sabtu 6 Mei 2023 melalui via telepon.

Dengan kemunculan orangutan tersebut, sontak membuat masyarakat setempat menjadi resah dan takut untuk melakukan aktiVitas bertani kalau nantinya bertemu dengan orangutan teserbut.

Meskipun orangutan merupakan satwa yang pemalu, tapi karena habitat yang rusak pastinya akan mencari makan ke perkebunan warga dan bisa membahayakan warga apabila bertemu dengan satwa tersebut.

"Apabila habitat orang utan itu rusak dan ia kelaparan, siapa tahu bisa berubah menjadi beringas dan menyerang manusia yang nantinya akan menimbulkan korban luka maupun cidera," ucap Hadi.

Hadi menjelaskan kedatangan orangutan tersebut disinyalir karena hutan tempat habitat aslinya telah rusak akibat perkembangan zaman dan banyaknya hutan digantikan dengan perkebunan. Hal tersebut tentunya membuat orang utan berkeliaran di lahan perkebunan milik warga.

Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan keberadaan orangutan tersebut. Sebab, keberadaan orang utan itu tentunya sangat merugikan dan berdampak pada kerusakan serta habisnya tanaman perkebunan milik masyarakat.

--page

"Saya meminta pemerintah daerah bisa menangani masalah ini sehingga warga yang bertani tidak merasa terganggu dan hasil dari pertanian juga tidak terpengaruh," tutupnya. (PRADILA/R)