PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - CEO Citra Borneo Indah Group atau CBI Group, Vallauthan Subraminam mengatakan bahwa telah dilakukannya pemancangan Pile Pertama untuk Project Rumen Fat merupakan satu langkah kemajuan CBI.

"Peletakan pondasi pertama bangunan pabrik pengolahan pakan ternak pertama di CBI Group ini merupakan satu langkah kemajuan CBI, kita bekerja sama dengan teman-teman kita yang lain," kata Vallauthan dalam rilis kepada Borneonews pada Minggu, 7 Mei 2023.

Menurut Vallauthan, pemancangan Pile Pertama untuk Project Rumen Fat telah dilaksanakan pada Jumat, 5 Mei 2023 lalu di kawasan Surya Borneo Industri atau SBI Industry Park.

"Ini adalah satu perusahaan joint rancher yang pertama kita wujudkan di tempat ini dan kita akan terus lanjutkan sampai SBI Industry Park ini penuh dengan industri-industri yang downstream," tuturnya lagi.

Menurut CEO CBI Group ini, pihaknya tentu berharap bahwa pembangunan industri downstream atau industri hilir ini dapat memberikan nilai tambah bagi produk-produk yang dihasilkan, lebih jauh juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan negara.

--page

"Downstream industri ini kita harap akan nambah nilai, bukan saja untuk produk tapi kita juga ingin untuk bangunkan daerah dan kontribusi terhadap bangunan negeri ini dan beri peluang ke masyarakat sekitar sampai kita bangun bersama daerah dan mereka ada peluang untuk kerja dan majukan daerah dan provinsi ini," bebernya.

Sementara itu, Project Controller PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, Nissi Siahaan sebagai perwakilan dari Direksi Perusahaan yang memproduksi Rumen Fat ini menjelaskan bahwa nilai investasi untuk pabrik baru ini mencapai 12 Juta USD.

"Investasi mencapai 12 juta USD dengan kapasitas 180 MT per hari dengan penyerapan tenaga kerja kurang lebih 60 orang dan target akan mulai beroperasi pada Desember 2023 mendatang," kata Nissi. (TESTI PRISCILLA/Y)