BORNEONEWS, Pangkalan Bun: KEPOLISIAN Resort (Polres) Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menurunkan sekitar dua pertiga kekuatan atau sekitar 245 personil untuk mengamankan demo warga ke kantor PLN Pangkalan Bun, Senin (21/3/2016) esok.

Kapolres Kobar AKBP Heska Wahyu Widodo menjelaskan, surat pemberitahuan tentang pelaksanaan demo telah diterima pihaknya Sabtu (19/3/2016).

"Dalam surat tersebut yang dikirimkan oleh KNPI Kobar disampaikan bahwa sekitar seribu massa bakal mengikuti demo tersebut. Menindaklanjuti pemberitahuan tersebut, kami telah menyiapkan personel pengamanan yang terdiri dari seluruh satuan yang bernaung di Polres Kobar, yaitu Sabara, Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Satlantas," papar Kapolres.

Menurut Kapolres, berdemo merupakan hak masyarakat dalam menyampaikan
aspirasi. "Tentunya selama masih sesuai dengan koridor hukum yang ada kita berikan izin."

Tantang Netizen
Sebelumnya, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sayid Abi Nazar tantang netizen untuk kopi darat (kopdar) demo ke PLN Pangkalan Bun pada Senin (21/3/2016). Jangan cuma berani di media sosial (medsos) atau dunia maya saja. Jika ingin ada perubahan peroalan kelistrikan di Kobar semua harus bersatu mendatangi PLN Pangkalan Bun.

"Saya masih sangsi dengan komentar dan kritikan pedas para netizen di medsos. Apakan mereka benar-benar berani kopdar atau hanya bisa dan berani mengkritik lewat dunia maya. Kita lihat saja nanti keberanian dan kesungguhan warga perbaiki persoalan listrik di Kobar," ujar ketua KNPI Kobar yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, beberapa waktu lalu saat sejumlah warga mendemo kantor PLN Pangkalan Bun yang hadir hanya hitungan jari. Semua hanya ramai diobrolan warung (warkop), ngedumel sendiri, hanya berani di belakang saja. "Harapan saya kali ini warga Kobar benar-benar bersatu demi kemajuan Pangkalan Bun, Kobar." (RD/B-7)

Rep: Yudah Manx, Red: Sigit Pamungkas