BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Pemuda bernama Siti Akobah, seorang Konten Kreator dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah lolos mengikuti seleksi Pertukaran Pemuda Antarprovinsi (PPAP) tahun ini yang mewakili Provinsi Kalimantan Tengah.
Pada seleksi PPAP Kalimantan Tengah tahun 2023 diikuti 7 peserta dan di antaranya 4 putri dari Kobar, Murung Raya, Katingan, Kotawaringin Timur.
Sementara 3 peserta putra yang Kapuas dan Palangka Raya yang diselenggarakan pada 2 sampai 3 Mei 2023 di Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Palangka Raya.
Siti Akobah bersama Ryannor dari Kapuas berhasil menjadi utusan PPAP 2023 Kalimantan Tengah. Siti Akobah mengungkapkan bahwa dirinya bahagia telah terpilih untuk menjadi perwakilan dari Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Alhamdulillah dan pastinya bersyukur karena sudah menjadi perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah di PPAP 2023 ini," ungkapnya pada Selasa 9 Mei 2023.
PPAP tahun ini memiliki dua provinsi sebagai tempat pertukaran pemuda yaitu Riau dan Kalimantan Selatan. Siti saat ini sedang mempersiapkan diri sambil menunggu arahan dan informasi dari Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).
"Memperdalam adat budaya Kalimantan Tengah, karena kita mewakili Kalimantan Tengah dan wilayahnya cukup luas ada 12 kabupaten dan 1 kota. Jadi setidaknya kita tahu nih asal kita dari mana, paling tidak saya tahu budaya dari Palangkaraya atau saya yang asalnya dari Kabupaten Kotawaringin Barat tahu seperti wisata unggulan, makanan tradisional, lagunya dan sebagainya," katanya.
Selain memperkenalkan provinsi asal kepada provinsi yang dituju, Siti Akobah juga akan berbagi ilmu pengetahuannya melalui kegiatan yang sudah ia rencanakan seperti memberikan pelatihan tentang Konten Kreator bagi pemula maupun pelatihan public speaking atau berbicara depan banyak orang pada pemula.
Ia pun menyampaikan bahwa dengan mengikuti pertukaran pemuda tersebut, dirinya akan mendapatkan suatu hal yang baru dan akan menjadi pelajaran ke depannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya pemuda di Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Kesempatan dan relasinya akan lebih luas lagi ke depannya kan, bisa menjadi tolak ukur baik pada diri sendiri atau daerah asal karena kita akan bertemu pemuda lain diprovinsi lainnya serta pencapainnya daerah dan sebagainya," ucapnya.
--page
Suatu hal positif yang akan didapatkan akan diharapkan dapat menjadi contoh bagi Kalimantan Tengah maupun Kabupaten Kotawaringin Barat.
Setelah ini mereka akan memberikan sosialisasi program PPAP 2024 mendatang kepada pemuda lainnya.
"Kita akan juga mensosialisasikan program ini kepada anak-anak muda ke depannya yang belum tahu dan ingin mempersiapkan diri PPAP atau PPAN (Pertukaran Pemuda Antar Negara) pada tahun 2024 karena ini programnya tiap tahun, jadi kita bisa sosialisai ke kampus atau organisasi serta komunitas gitu," pungkasnya. (NURITA/R)









