BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalteng Nunu Andriani berharap Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan-Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPP-TIK) dapat menguatkan peran perpustakaan.
Terutama dalam penguatan budaya literasi dan merupakan bagian dari program prioritas nasional yaitu kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
"Secara empiris kegiatan TPBIS telah memberikan dampak dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” sebut Nunu dalam keterangannya di Hotel Swissbell Danum, Palangka Raya, Selasa 9 Mei 2023.
Ia turut mengapresiasi Perpusnas RI yang sudah memfasilitasi Bimtek SPP-TIK secara tatap muka di Provinsi Kalteng.
“Semoga apa yang nantinya di dapat dalam Bimtek ini dapat diterapkan dengan baik di perpustakaan masing-masing, sehingga benar-benar literasi untuk kesejahteraan itu dapat terwujud," tutup Nunu.
--page
Seperti diketahui dalam upaya mendukung implementasi program, Perpusnas RI menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) Master Trainer, Cicih Sri Wahyuni. Seorang merupakan Pustakawan Mahir Dispursip Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selain itu ada Pustakawan Terampil Dispursip Kabupaten Pulang Pisau, Rusma Hadi yang dalam Bimtek ini didaulat untuk mendampingi para fasilitator dan peserta.
Kegiatan yang menghadirkan fasilitator daerah (Fasda) perpustakaan dari kabupaten dan kota serta beberapa pengelola perpustakaan desa ini berlangsung selama liam hari mulai tanggal 8-12 Mei 2023. (HERMAWAN DP/Y)









