Keluhan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat atas seringnya pemadaman listrik sampai juga ke telinga Gubernur Kalteng terpilih, Sugianto Sabran. 


Bahkan, setelah dilantik dan resmi menjadi orang nomor satu di Kalteng, ia berniat mengundang seluruh pimpinan PLN se-Kalteng.


“Kita akan gali, apa saja yang jadi kendala. Jika tidak mampu memberikan solusi, akan kami rekomendasikan pemecatan,” tegas Sugianto saat menghadiri perayaan HUT Wakil Ketua DPRD Kobar Nurhidayah ke-41 di kediaman sang suami HM Ruslan, Minggu (20/3/2016).


Menurut mantan anggota DPR RI itu, dalam pertemuan tersebut, ia akan menggali apa saja yang menjadi kendala distribusi energi listrik di bumi Isen Mulan (julukan Kalteng).


Menurutnya, krisis energi terutama sektor kelistrikan sudah berlangsung bertahun-tahun.


“Ini sudah berlangsung lama, harus segera mendapat solusi,” harap Sugianto.


Peran Pemda lemah


Menanggapi persoalan yang  sama, Ruslan meminta pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif  harus lebih berani mengambil kebijakan.


Jika tidak, hal itu juga menjadi bukti lemahnya koordinasi pemangku kebijakan di Kobar dengan pemerintah pusat.


“Jangan malah ikut-ikutan demo, kepala daerah itu tugasnya mencari solusi,” cetus Ruslan.


Semestinya, lanjut Ruslan, pemerintah setempat bisa mengajak perusahan-perusahan di Kabupaten Kobar untuk memenuhi kekurangan daya. Di Kobar, banyak perusahan memiliki pembangkit listrik berdaya tinggi, seharusnya bisa diajak kerjasama untuk memenuhi kekurangan daya.


“Sekarang tergantung pemangku kebijakannya, mau atau tidak,” sindir Ruslan. (CR-1/B-12)