BORNEONEWS, Palangka Raya - Komisaris Utama PT Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS, Bungaran Saragih mengatakan bahwa produksi Minyak Kelapa Sawit atau CPO tercatat peningkatan sebesar 14,25 persen atau sebesar 508.100 metrik ton jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 444.720 metrik ton.
"CPO tercatat peningkatan sebesar 14,25 persen atau sebesar 508.100 metrik ton jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 444.720 metrik ton," kata Bungaran dalam rilis terkait Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan serta dilanjutkan dengan Paparan Publik, yang bertempat di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta kemarin.
Menurut Bungaran, peningkatan juga terdapat di volume produksi Inti Sawit atau PK sebesar 16,28 persen dari 83,438 metrik ton di tahun 2021, menjadi 97.019 metrik ton di tahun 2022.
"Tetapi ada penurunan terjadi pada Minyak Inti Sawit atau PKO sebesar 19,50 persen dari 22.360 metrik ton di tahun 2021 menjadi 18.726 metrik ton," bebernya.
Komisaris Utama SSMS ini menyatakan bahwa Direksi diharapkan dapat melaksanakan apa yang telah disetujui amanat RUPST.
"Dengan Komitmen Berkelanjutan, berbagai tantangan telah berhasil dilalui SSMS dengan baik. Tantangan tersebut menjadi pelajaran yang akan membuat SSMS menjadi semakin kuat di masa mendatang," tuturnya.
--page
Dewan Komisaris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemegang Saham atas kepercayaan dan dukungannya, sehingga Dewan Komisaris dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
"Apresiasi juga kami sampaikan kepada segenap pemangku kepentingan yang telah memberikan kepercayaan kepada Perseroan. Semoga kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa-masa mendatang," tutur Bungaran Saragih lagi. (TESTI PRISCILLA/R)









