PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, pada tahun 2023 ini, pihaknya menangani tiga kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dua kasus tersebut terjadi pertama kali di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya, dengan luas lahan terbakar seperempat hektar, kasus kedua terjadi di Jalan Karanggan Kelurahan Tanjung Pinang Kecamatan Pahandut dengan luas lahan terbakar tiga hektar.

Untuk kasus Karhutla ketiga terjadi di Jalan Matal Kelurahan Sabaru Kecamatan Sebangau dengan luas lahan yang terbakar 0,28 delapan hektar, berdasarkan hasil tersebut total luas lahan terbakar 3,53 hektar.

"Alhamdulillah untuk lima bulan ini minim terjadinya kebakaran Karhutla hanya ada tiga kasus, hal ini tentunya diakibatkan cuaca masih masa peralihan dan sosialisasi setop karhutla yang juga terus di jalankan," katanya, Rabu, 9 Mei 2023.

Sambungnya, saat ini BPBD Kota Palangka Raya tidak hanya berfokus pada Karhutla saja, namun juga untuk evakuasi rawan pohon tumbang, saluran air atau drainase mampet juga salah satu jadi perhatian pihaknya.

--page

"Tugas BPBD bisa dikatakan cukup kompleks, mulai menangani Karhutla, evakuasi pohon tumbang, membersihkan drainase, hingga memantau kejadian ablasi," pungkasnya. (PATHUR/J)