KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kegiatan orientasi Usaha Peningkatan Pendapatan Akseptor (UPPKA) dalam rangka Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) digelar di Kampun KB Desa Sei Asem, Kecamatan Kapuas Hilir.

Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan diantaranya penanganan penurunan angka stunting dengan langkah perbaikan gizi tidak lepas dari PEK.

Kepala Desa Sei Asem, Masrawan mengatakan dari hasil kegiatan tersebut tentu saja menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya kader yang mengikuti kegiatan orientasi.

"Diharapkan mampu menyerap materi dan mengaplikasikan di dalam menjalankan kegiatan usahanya. Terlebih lagi dalam kesempatan ini kita mendapatkan Alat Bantuan Tepat Guna ( ATTG) dari Kantor BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah," katanya, Rabu, 10 Mei 2023.

Kegiatan tersebut, lanjut dia juga dapat menjadi motivasi bagi UPPKA yang ada di desa setempat dalam upaya PEK untuk memperbaiki gizi buruk atau stunting.

--page

"Untuk menjadi lebih baik dengan perhatian dari BKKBN Provinsi dan Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas dan PKB Kecamatan serta petugas lainnya," tuturnya.

Ketua Kelompok Kerja Advokasi Penggerakan dan Informasi (Pokja Adverin) Kantor Perwakilan BKKBN Kalteng Dison Adip menjelaskan makna UPPKA sebagai kelompok kegiatan pembangunan keluarga sejahtera dan ketahanan keluarga untuk mengisi waktu dan memanfaatkan potensi ekonomi sosial keluarga. 

Membangun, dengan melakukan pemberdayaan keluarga di bidang sosial dan ekonomi. Tentu saja hal tersebut berkaitan dengan kesempatan dan pemanfaatan peluang serta ditunjang sarana dan prasarana.

"Kelompok ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi ekonomi keluarga demi kemajuan dan kemandirian ekonomi kelurga," ucapnya.

Langkah yang diambil adalah membentuk kelompok ekonomi produktif, mengamati peluang pasar, menentukan jenis usaha, menggalang modal usaha, menyelenggarakan proses produksi dan melaksanakan kegiatan pemasaran, melaksanakan administrasi serta keuangan kelompok. (DODI RIZKIANSYAH/Y)