BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara, Ahmadi mengatakan bahwa tanaman sayur dan buah yang telah dipersiapkan untuk kegiatan PEDA KTNA XIII Provinsi Kalimantan Tengah masih bisa bertahan dalam dua minggu kedepan.
Pelaksanaan kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan yang sebelumnya dijadwalkan pada tanggal 9 - 14 Mei 2023 ditunda sampai bantas waktu yang belum ditentukan.
"Jadi kemarin kita memetik tanaman tomat, sawi, terong dan lain sebagainya. Kita harapkan tanaman tomat termasuk melon masih bisa kita pertahankan selama dua minggu," tuturnya.
Menurutnya, apabila kegiatan PEDA KTNA ditunda dalam waktu yang lebih lama maka pihaknya harus kembali menanam ulang sayur dan buah-buahan tersebut.
"Kalau penundaan kegiatan lebih dari itu, ya kita harus menanam kembali," tutur Ahmadi.
--page
Sebelumnya, Ahmadi berharap penundaan tidak terlalu lama mengingat momen kegiatan PEDA KTNA harus pas, karena demplot yang sudah disiapkan adalah tanaman buah-buahan dan juga sayur sayuran.
"Kita berharap penundaan ini tidak lama agar apa yang kita suguhkan sesuai dengan harapan bersama," ucapnya.
Apabila penundaan kegiatan hanya berkisar satu pekan atau sekitar 10 hari maka kemungkinan demplot tanaman buah dan sayuran yang sudah disiapkan untuk mendukung kegiatan masih masa panen.
"Sehingga kita masih berharap agar penundaan jadwal pelaksanaan tidak terlalu lama dari jadwal kemarin, dan panitia masih tetap berupaya berkoordinasi dengan panitia provinsi," ujar Ahmadi. (NORHASANAH/Y)









