BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalimantan Tengah, Rini Fortina menyebut, laju penularan atau Rt Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah harus diwaspadai. Pasalnya, angka Rt Covid-19 Kalteng saat ini terbilang cukup tinggi.
Rini menyebut, angka laju penularan atau Rt Covid-19 sejauh ini telah mencapai angka 1,78. Apabila tingkat Rt sudah melebihi angka tersebut, maka dari satu kasus positif, dapat menularkan kepada dua hingga tiga orang, sehingga perlu diwaspadai.
“Untuk perkiraan potensi penularan, secara kumulatif, angka Rt-nya mencapai angka 1,78. Apabila sudah di atas itu, dari satu kasus, bisa menularkan kepada 2-3 orang. Sebelumnya sudah terjadi lonjakan cukup signifikan angkanya lebih dari 50 persen dalam seminggu. Kemudian di minggu ke-18 juga terjadi lebih dari 25 kasus, sehingga rata-rata muncul 8-9 kasus baru,” katanya.
Rini menyarankan untuk protokol kesehatan utama dan vaksinasi, tetap wajib untuk masyarakat, lantaran Covid-19 tetap bisa menyebabkan kematian. Apalagi berdasarkan data dalam tiga bulan ini, kecepatan insiden kasus dan kematian, masih termasuk dalam standar, namun cenderung meningkat dalam tiga minggu terakhir.
“Protokol Kesehatan utama itu akan ada tiga yakni pakai masker, menjaga jarak, kemudian paling terakhir dan paling utama adalah vaksin. Kedua hal itu adalah tameng utama bagi kita untuk tetap aman dari Covid-19 saat beraktivitas,” pungkasnya.
--page
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu, 10 Mei 2023 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah sembilan kasus, diantaranya Kotawaringin Barat dua kasus, Pulang Pisau dua kasus, serta Palangka Raya, Kapuas, Kotawaringin Timur, Murung Raya, dan sukamara masing-masing satu kasus. (HERMAWAN DP/Y)









