GABRIEL Simatupang, pe­mai­n alat musik saksofon yang baru menginjak usia 13 tahun ini bangga dipercaya tampil di Java Jazz Festival 2016.


“Saya senang dan bangga bisa manggung di Java Jazz,” ungkap Gabriel di Jakarta, baru-baru ini.


Gabriel bercerita, ia jatuh cinta dengan alat musik tiup yang dibuat dari logam itu lantaran mengikuti kakaknya.


“Dulu ikutin dari kakak, dari situ jadi suka,” ucapnya polos.


Pagelaran musik jazz tahunan yang digelar pada 4-6 Maret 2016 menjadi pembuktian bagi saksofonis belia ini untuk menunjukan kemampuannya.


“Dia punya sense of music yang tinggi, kemauan keras, dia tak mau ekspose tapi kemampuan musiknya bagus,” kata Hary, salah satu guru musiknya.


Gabriel masuk ke kelompok Youth Jazz Musicion yang dibentuk oleh sekolah music World Heritage Music Academy.


Hary menilai musikalitas Gabriel luar biasa karena disadari bakat dan kemampuan.


Bahkan di sekolah ia menunjukkan peningkatan di setiap grade.


“Jadi di sekolah ini ada grade by grade dan dia grade 1-8. Gabriel ini cepat sekali belajar, biasanya 4 bulan sudah ujian grade 1, Gabriel tiga bulan sudah ujian,” demikian Hary. 

(OL/B-6)