BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohannes Freddy Ering menyebut APBD Kalteng meskipun tergolong besar namun masih belum mampu memenuhi pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan di wilayah provinsi ini secara menyeluruh.
"Padahal sebagian besar APBD Kalteng diperuntuhkan untuk pembangunan infrastruktur bahkan mencapai 50 sampai 60 persen, tapi nyatanya banyak jalan dan jembatan yang belum 100 persen mantap dan hanya mampu menahan beban 10 ton kebawah," ucapnya, Kamis, 11 Mei 2023.
Mengingat kondisi itu, ia pun menyarankan agar pemda baik provinsi, kabupaten dan kota bersama dengan Anggota DPR RI dari Dapil Kalteng serta pihak terkait lainnya hingga masyarakat supaya dapat bersama-sama menyuarakan kondisi infrastruktur di wilayah Kalteng ini ke pemerintah pusat.
Pemda dengan adanya dukungan Anggota DPR RI Dapil Kalteng tentu dapat menjajaki kerjasama serta menjalin komunikasi secara intens ke pemerintah pusat.
Dengan harapan biaya untuk pembangunan infrastruktur di provinsi ini bisa mendapat bantuan dari pemerintah pusat.
"Keberadaan infrastruktur ini sangat strategis, sehingga pembangunannya sangat penting. Letak geografis Kalteng ini sangat luas, jadi pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan APBD namun perlu juga dukungan dari APBN. Maka dari itu pemda bersama dengan Anggota DPR RI Dapil Kalteng bisa memperhatikan hal ini," ujarnya.
Dia berharap kedepan, kondisi sejumlah infrastruktur di wilayah Kalteng ini bisa semakin baik pembangunannya. Pemda serta Anggota DPR RI Dapil Kalteng jangan hanya bisa menunggu viral seperti halnya yang terjadi di Provinsi Lampung. Di mana setelah viral infrastruktur jalan rusak mendapat perhatian dari Presiden RI, Joko Widodo.
--page
"Harus ada upaya untuk memantau kondisi infrastruktur di Kalteng ini, pemda juga bisa menjelaskan bahwa anggaran pembangunan di Kalteng ini terbatas, sehingga itu nanti bisa mendapat pertimbangan dari pemerintah pusat untuk membantu agar percepatan pembangunan itu bisa merata dari pusat hingga daerah," tutupnya. (DONNY D/R)









