Sejumlah target sasaran pencapaian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, untuk 2017, sudah ditetapkan.


Di tahun pertama, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2021, perekonomian di Kobar ditargetkan tumbuh sebesar 7,04%, Produksi Domestik Regional Bruto (PDRB) Rp11,59 triliun, dan pendapatan per kapita dipatok Rp39 juta.


“Target itu cukup rasional. Kalau tidak rasional, tidak mungkin kita pasang target sebesar itu. Semua kegiatan ekonomi, mau itu UMKM (usaha mikro kecil menengah), sampai investasi swasta skala besar, dan lain-lain, semuanya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Darah (Bappeda) Kobar, Wahyudi, akhir pekan lalu.


Target pertumbuhan ekonomi Kobar 2017 tak jauh beda dengan target nasional (7,1%). ‘’Sektor-sektor yang menjadi struktur pembangunan perekonomian di Kobar, mulai dari pertanian, industri pengolahan, bangunan, perdagangan, restoran, hotel, serta pengangkutan dan komunikasi, terus berkembang sejak beberapa tahun terakhir,” jelas Wahyudi.


Pemkab Kobar juga menargetkan sejumlah pembangunan infrastuktur pada 2017. Meliputi pembangunan jalan-jalan untuk sentra produksi, produksi-kawasan industri, dan kawasan industri ke outlet (pemasaran).


“Kemudian, kita merencanakan pembangunan prasarana penanggulangan banjir, bendungan dan jaringan irigasi, bandara baru dan pembangunan pelabuhan laut dalam, serta program pengembangan pasar dan distribusi barang atau produk,” papar Wahyudi. (RD/B-1)