BORNEONEWS, Palangka Raya - Dokter poliklinik anak RSUD Kota Palangka Raya dr Franky Luhulima, membagikan delapan tips atau delapan langkah mengatasi ruam pada bayi atau anak.
Dikatakannya, Ruam kulit pada bayi disebabkan oleh beberapa hal mulai dari membiarkan popok yang basah atau kotor terlalu lama, alergi terhadap bahan popok, sampai kepada infeksi ragi ataupun bakteri.
"Maka dari itu kami minta kepada para orang tua agar bisa menerapkan langkah-langkah mengatasi ruam yang kami berikan, agar anak bisa bebas dari ruam," Katanya, Kamis, 11 Mei 2023.
Adapun kedelapan langkah tersebut adalah, pertama, cuci tangan sebelum dan sesudah penggantian popok, kedua periksa popok bayi sesering mungkin dan gantilah segera setelah basah atau kotor.
Ketiga, gunakan pembersih ringan untuk membersihkan area yang mengalami ruam. Keempat, tepuk-tepuk area kulit terkena ruam tersebut dengan lembut dan kering, alih-alih digosok.
--page
Selanjutnya, jika menggunakan tisu, pilih yang ringan. Cobalah untuk menghindari tisu yang memiliki wewangian atau alkohol, atau gunakan waslap bersih dan lembut. Berikutnya, pastikan area tersebut benar-benar bersih dan kering sebelum mengenakan popok segar.
Lalu, buarkan bayi bebas popok selama mungkin. Terbebas dari penggunaan popok untuk sementara waktu dapat meningkatkan sirkulasi udara di area yang teriritasi. Terakhir, krim, salep dan bedak adalah produk-produk yang bertujuan untuk menenangkan kulit bayi yang sakit atau menciptakan penghalang pelindung untuk kulit yang teriritasi.
"Lebih sering cek popok dan baju anak-anak ya, cuaca panas menyebabkan anak berkeringat yang bisa berujung pada ruam di kulita anak," pungkasnya. (PATHUR/Y)









