DALAM waktu 23 menit, Kabupaten Kapuas berhasil meraih empat prestasi sekaligus versi Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).
Penghargaan untuk empat prestasi itu diserahkan langsung Direktur LEPRID Paulus Pangka kepada Bupati Ben Brahim S Bahat seusai menyaksikan tari Manasai dan tari Nusantara di Stadion Olahraga Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, Minggu (20/3/2016).
Bupati Ben Brahim berhak menerima penghargaan karena berstatus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kapuas dan telah berhasil memprakarsai penyelenggaraan kegiatan.
Sedangkan empat prestasi yang diraih meliputi, pertama sebagai penyelenggara tari Manasai terbanyak yang diikuti 5.000 anggota pramuka dan 880 masyarakat umum. Kedua, menari dengan menggunakan selendang terbanyak. Ketiga, menari Nusantara terbanyak. Keempat, penari Nusantara terbanyak.
Selain itu, penghargaan dari LEPRID juga diberikan Ketua TP PKK Kapuas Ary Egahni yang berhasil menciptakan lima desain benang bintik sebagai selendang dan digunakan 5.000 penari.
“Kuala Kapuas luar biasa, dalam waktu singkat mampu menciptakan empat rekor prestasi sekaligus, dan dari jumlah peserta kami lihat berdasarkan daftar hadir dan melakukan penghitungan secara kolektif melebihi dari rekor standard Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), yakni hanya 250 penari. Sedangkan jumlah yang ada melebihi dari standard rekor MURI,” kata Paulus Pangka. (B-3)








