BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak meminta kepada pemerintah agar tetap memperhatikan persoalan kesehatan meski status darurat pandemi Covid-19 dicabut oleh organisasi kesehatan dunia atau WHO.
Razak mengatakan persoalan kesehatan masih perlu mendapat perhatian serius. Oleh sebab itu, pemerintah harus tetap fokus terhadap penguatan sistem kesehatan yang bersifat jangka panjang, sehingga berbagai persoalan kesehatan kedepan dapat diselesaikan.
"Saat ini dunia tidak lagi mengikuti respon terhadap situasi darurat pandemi Covid-19, karena status darurat itu telah dicabut oleh WHO. Akan tetapi, penguatan sistem kesehatan yang bersifat jangka panjang harus dapat menjadi fokus," ucapnya, Jumat, 12 Mei 2023.
Razak mengungkapkan, ada enam komponen sub sistem yang harus tetap dikelola dengan baik sebagai tindak lanjut dari dicabutnya status darurat pandemi Covid-19 tersebut diantaranya yaitu upaya, pembiayaan, sumber daya manusia (SDM), obat dan pembekalan, informasi serta tata kelola kesehatan.
Razak meyakini, apabila semua sub sistem kesehatan itu dapat dipenuhi dan dikelola dengan baik maka berbagai persoalan kesehatan bisa diatasi, sebab selama ini persoalan kesehatan tidak hanya menyangkut Covid-19 saja, tapi juga banyak yang lainnya salah satu contohnya stunting.
--page
"Harapan kita pastinya berbagai persoalan kesehatan khususnya di Kalteng bisa ditangani dengan baik dan maksimal. Selain itu juga, peningkatan sarana dan prasarana serta pemerataan SDM kesehatan agar bisa menjadi perhatian. Tidak lupa kewaspadaan terhadap Covid-19 perlu juga tetap dilakukan," tukasnya. (DONNY D/R)









