PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya turut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran Mobile Intelectual Property Clinic di Swiss-belhotel Danum.

Hasil karya Warga Binaan Lapas Perempuan Palangka Raya yang dikenal dengan brand Bawi’s LaPu Pala dipromosikan dalam Pameran MIPC ini, seperti kue kering, tas rajut, bunga akrilik dan lawung serta sumping. 

Produk Bawi’s LaPu Pala yang paling banyak diminati pembeli adalah kue kering. Direktur Merek dan Indikasi Geografis Kementerian Hukum dan HAM RI, Bapak Kurniaman Telaumbanua, mengunjungi stand Bawi’s LaPu_Pala.

"Saya sangat mengapresiasi hasil karya Warga Binaan dan memberikan dukungan agar Lapas Perempuan Palangka Raya segera mengajukan hak merk untuk brand Bawi’s LaPu_Pala," katanya, Sabtu, 13 Mei 2023.

Ditempat yang sama, Kalapas Perempuan Palangka Raya Sri Astiana mengungkapkan bahwa Lapas Perempuan Palangka Raya sudah dalam proses melengkapi persyaratan untuk pengajuan nama brand Bawi’s LaPu Pala ke bidang HAKI pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah.

--page

“Saat ini kami sedang melengkapi syarat-syarat untuk pengajuan nama brand Bawi’s LaPu Pala agar nantinya memiliki hak merk yang resmi dan terdaftar serta untuk mencegah produk tiruan” pungkasnya. (PATHUR/H)