BORNEONEWS, Palangka Raya - National Project Manager (NPM) IFish Food And Agriculture Organization (FAO) Sudarsono mengatakan bahwa program IFish merupakan proyek yang mengemban misi pengarusutamaan konservasi keanekaragaman hayati.
Program ini mendorong pemanfaatan berkelanjutan pada praktik-praktik perikanan darat dalam ekosistem perairan tawar yang bernilai konservasi tinggi.
“Upaya ini dilakukan guna memastikan keanekaragaman hayati perairan darat dapat menyediakan barang dan jasa lingkungan bagi masyarakat secara berkelanjutan,” terang Sudarsono.
Program IFish merupakan hasil kerja sama program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan FAO Indonesia.
Projek konservasi ini dibiayai oleh Global Environment Facility (GEF) dalam bidang pengelolaan dan konservasi perairan darat di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dislutkan Kalteng, Darliansjah berharap melalui program IFish dapat diperoleh data-data yang akurat tentang kondisi perikanan di beberapa lokasi terutama di Kabupaten Barito Selatan dan Kapuas.
--page
“Saat ini data-data yang ada belum memadai sehingga sulit untuk menentukan program perikanan apa saja yang cocok untuk dilaksanakan di kawasan tersebut,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/R)









