BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menilai bahwa tugas lembaga kedamangan, mantir adat dan lembaga adat lainnya mempunyai tugas yang sangat berat dengan hadirnya era globalisasi yang diyakini sangat mudah masuk ke Bumi Habaring Hurung.
"Pengaruh itu dapat kita lihat mulai lunturnya nilai-nilai adat istiadat budaya. Nampak dengan berkurangnya rasa solidaritas, budaya gotong royong, budaya kekeluargaan, saling tolong menolong yang semakin tergerus oleh budaya yang tidak mencerminkan budaya dan adat istiadat kita," katanya, Sabtu, 14 Mei 2023.
Untuk itu ia meminta agar lembaga adat mengedepankan prinsip huma betang sebagai penangkal masuknya pengaruh-pengaruh negatif tersebut. Falsafah Huma betang bukan hanya sekedar difahami dan dijadikan semboyan semata tetapi betul-betul diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, damang mempunyai peran strategis sebagai mitra pemerintah, khususnya kecamatan di dalam wilayah kedamanganya dalam hal menangani permasalahan adat istiadat di kecamatan.
"Damang juga mempunyai peran dalam pembangunan moral di masyarakat yaitu dengan menegakkan budaya dan adat istiadat di dalam pembangunan daerah," imbuhnya.
--page
Saat melantik Damang Kepala Adat di Kecamatan Mentaya Hulu, Halikin juga berpesan agar memberikan pelayanan penyelesaian permasalahan di tengah masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan hukum adat dan perdamaian adat sesuai dengan hukum adat Dayak yang berlaku.
Selain itu, seorang damang dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa serta lembaga-lembaga lainnya sesuai dengan hirarki lembaga adat yang ada.(NOOR ANNISA/Y)









