Kota Pangkalan Bun mulai dirambah banjir. Warga kota, terutama yang berdiam di bantaran Sungai Arut mulai was-was. Sebagai contoh, warga Kampung Baru, sudah merasakan dampak banjir ini. Karena permukiman mereka sudah terendam hingga selutut orangn dewasa, terpaksa menggendong anak-anak mereka untuk bisa pergi ke sekolah.
Warga yang berdiam di Gang Arwana 5 misalnya, sudah merasakan dampaknya di pagi hari. Warga harus mengantarkan anak-anak mereka hingga ke tempat yang tinggi, untuk bisa pergi ke sekolah.
Rupanya Bupati Kotawaringin Barat Bambang Purwanto juga sudah mencium persoalan ini. Dijelaskannya, ia sudah menginsturksikan instansi-instansi terkait untuk segera melakukan pencegahan, salah satunya dengan membuat sumur resapan. Tujuannya sumur resapan sebagai tempat penampungan air saat musim kemarau dan mencegah banjir saat musim hujan.
“Saya sudah perintahkan kepada instansi terkait dan harus segera dilaksanakan,” ujarnya.
Ditambahkan Bambang, ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan. Contohnya, dengan tidak membuang sampah sembarangan. Contohnya, membuang ke parit atau selokan, terlebih yang berada di permukiman padat penduduk.
“Dari hal-hal kecil saja bisa menyebabkan membuat banjir, sampah menyumbat selokan saat hujan deras akibatnya air meluap,” tandasnya. (CR-1)



