PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menegaskan komitmennya untuk wujudkan bebas asap tahun 2023.

"Pemprov Kalteng bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalteng dan seluruh pihak terkait, berkomitmen bersama untuk mewujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2023,” kata Plt Kepala BPBPK Provinsi Kalteng, Ahmad Toyib.

Ahmad mengatakan, sampai dengan saat ini, Kabupaten/Kota yang sudah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebanyak empat kabupaten/kota.

Dimulai dari Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, SK Siaga dalam proses perpanjangan, Kabupaten Barito Selatan, dan Kota Palangka Raya.

“Kabupaten lainnya masih belum menetapkan,” ungkap Ahmad Toyib.

--page

Adapun berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari BMKG Kalteng, awal musim kemarau diperkirakan mulai pada bulan Juni 2023 dan berakhir pada bulan Oktober 2023.

Fenomena el-nino lemah yang berpotensi mengganggu agenda Internasional. Mulai dari KTT ASEAN 2023 Mei 2023 di Labuan Bajo, bulan September 2023 di Jakarta.

Kemudian Balap Sepeda UCI MTB Eliminator World Cup 2023 pada bulan Oktober 2023 di Palangka Raya. Termasuk agenda Nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada bulan September 2023 yang rencananya akan dilaksanakan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/Y)