SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Banjir yang melanda Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur menggenangi dua titik ruas jalan trans Kalimantan.

"Ada 2 lokasi banjir di Simpang Selucing dan Desa Pundu," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB)  Kabupaten Kotawaringing Timur Multazam, Minggu, 14 Mei 2023.

Banjir ini disebabkan oleh terjadinya peningkatan curah hujan lokal di sepanjang ruas Trans Kalimantan mulai dari Jalan trans Kalimantan segmen Kabupaten Katingan, Sabtu, 13 Mei 2023, pukul 15.00 WIB hingga 23.30 WIB.

Bentuk sungai berliku membuat air dari Sei Bengkuang tidak lancar, menyebabkan ruas Jalan Trans Kalimantan tergenang banjir.

"Tergenangnya ruas Jalan Trans Kalimantan pukul 00.30 WIB dengan ketinggian muka air 70 meter sehingga ruas jalan trans Kalimantan putus 2 arah," terangnya. 

--page

Sedangkan di dalam rumah, ketinggian air bervariasi 20 cm hingga 70 cm dan di jalan lingkungan bervariasi 70 cm hingga 100 cm. Banjir berangsur surut dan ruas Jalan Trans Kalimantan berfungsi normal, Minggu, 14 Mei 2023 pukul 12.00 WIB. 

"Saat kejadian pada pukul 00.30 WIB, rumah yang terendam sejumlah 20 rumah. Saat di laporan informasi 14 Mei 2023 Pukul 16.16 WIB hanya 4 ruang masih tergenang," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/Y)