PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah akan genap berusia 66 tahun. Bertambahnya usia Bumi Tambun Bungai tersebut diharapkan mampu menjadi daerah yang profesional dan berdaya saing tinggi untuk kesejahteraan masyarakat. 

Pengamat pembangunan daerah Revorlin Telaumbanua mengatakan, hari jadi Kalimantan Tengah ke-66 menjadi momentum refleksi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. 

Ia mengakui pembangunan terkhusus infrastruktur di Kalimantan Tengah memang mengalami kemajuan yang cukup pesat. Namun masih ada hal yang harus diperbaiki dan diperkuat, terkhusus aksesibilitas jalan penghubung tiap-tiap daerah. 

"Pembangunan pasti mengalami peningkatan, begitu juga di Kalimantan Tengah. Pembangunan itu harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Karena yang diharapkan oleh masyarakat adalah pembangunan merata bagi semua daerah," katanya di Palangka Raya, Senin, 15 Mei 2023

Menurut Revorlin, pemerintah daerah baik pada tingkat provinsi ataupun kabupaten/kota bersama dengan dunia usaha atau investor, untuk dapat saling bersinergi dalam mewujudkan pembangunan merata. 

--page

"Ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah kabupaten/kota saja. Kabupaten/kota dan provinsi harus bersinergi. Ketika ada jalan provinsi yang sangat memprihatinkan dan itu menunjang ekonomi masyarakat, sesegera mungkin harus dibangun dan diselesaikan," jelasnya. 

Revorlin mencontohkan salah satu aksesibilitas jalan penghubung daerah yang perlu mendapat perhatian ektra, seperti jalan penghubung antara Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Gunung Mas. Menurutnya, jalan tersebut menjadi nadi perekonomian bagi masyarakat di Kalimantan Tengah. (APRIANDO/H)