PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah akan genap berusia ke-66. Bertambahnya usia Bumi Tambun Bungai tersebut diharapkan mampu menjadi daerah yang profesional dan berdaya saing tinggi untuk kesejahteraan masyarakat.

Pengamat pembangunan daerah Revorlin Telaumbanua mengatakan Selain infrastruktur jalan penghubung daerah, pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah, juga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat ataupun daerah. Pemerintah harus mampu membuat program strategis agar sumber daya manusia yang ada siap bersaing. 

"Apalagi nanti Kalimantan Tengah bisa menjadi daerah center dari ibu kota negara (IKN) yang rencananya akan dibangun di Kalimantan Timur. Peluang itu pastinya harus disiapkan dengan menyiapkan sumber daya manusianya," ujarnya 

Revorlin juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara berimbang. Hal ini akan memastikan bahwa seluruh program pembangunan dapat disinergikan untuk menciptakan Kalimantan Tengah sebagai daerah yang kuat dan berdaya saing. 

Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia, Revorlin menyarankan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa program-program pendidikan dan pelatihan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

--page

Pemerintah harus memastikan bahwa program-program pendidikan dan pelatihan yang disediakan juga relevan dengan kebutuhan pasar kerja lokal dan nasional. Selain itu, program-program tersebut harus mampu mempersiapkan para sumber daya manusia Kalimantan Tengah dengan keterampilan yang diperlukan di era digital dan teknologi saat ini. 

"Dengan demikian, pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan membawa provinsi ini ke arah kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik," pungkasnya. (APRIANDO/H)