PEMBALAP tim Yamaha Movistar Jorge Lorenzo keluar sebagai juara pada seri perdana MotoGP 2016 yang digelar di Sirkuit Losail, Qatar, Senin (21/3) dini hari.
Juara dunia musim lalu itu finis dengan catatan waktu 42m 28.452s.
Posisi runner up diraih pembalap tim Ducati Andrea Dovizioso yang tertinggal 2,019 detik di belakang Lorenzo.
Sedangkan juara dunia dua kali yang membela tim Repsol Honda, Marc Marquez, harus puas finis di urutan ketiga.
Sementara itu, pembalap legendaris Italia Valentino Rossi sejak start tidak bisa berkutik. Dia tertahan di posisi empat mulai lap ke-6.
Meski begitu, Rossi mengaku tidak terlalu kecewa dengan penampilannya. Pasalnya, sejak babak kualifikasi, ia memang tidak tampil maksimal sehingga hanya start dari posisi kelima.
“Saya awalnya berpikir hanya finis di posisi empat karena saya melihat perbedaan waktu dengan Dani Pedrosa (di babak kualifikasi) cukup besar. Saya lalu bilang, oke, saya finis keempat dan saya rebut kemenangan (di seri keduanya) di Argentina. Tapi setelah balapan dimulai, saya bilang, saya akan coba finis posisi dua,” katanya seperti dikutip Crash.
Namun, upaya the Doctor untuk mewujudkan harapan itu tidak kesampaian karena selalu tertinggal hampir satu detik dari pembalap lain.
Meski begitu, Rossi berjanji akan memperbaiki penampilan di seri selanjutnya.
“Saya sedikit khawatir. Namun, kami tidak pernah menyerah, kami bekerja keras dan tahu banyak masalah harus diperbaiki,” ujarnya.
Di sisi lain, Rossi menyebut tim Ducati menjadi ancaman besar bagi dirinya untuk merebut gelar juara dunia ke-10 musim ini.
Dou pembalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, memang tampil gahar pada seri perdana kemarin. Sampai akhirnya Iannone terjatuh di lap keenam.
Meski begitu, Rossi memuji performa Desmo16 GP yang kian lengkap. “Apakah Ducati akan menjadi ancaman dalam meraih gelar? Kenapa tidak? Mereka cepat sejak awal hingga akhir. Mereka punya top speed yang sangat baik seperti yang sudah kita ketahui,” sebutnya. (B-3)








