MANCHESTER United me­ra­­­ih keme­na­­­­ngan tipis 0-1 atas Manchester Ci­­ty da­­lam laga lanjut­an Li­ga Primer Inggris, Se­nin (21/3/2016) dini hari.


Meski hanya tipis, ke­­­me­­­nangan dalam pertan­di­ngan der­­­bi menjadi mo­dal ber­­­harga bagi the Red De­vils jelang la­ga replay babak perempat final Pia­la FA kontra West Ham Uni­ted di Boleyn Ground, Ra­­bu (23/3) dini hari.


MU harus memainkan la­ga ulangan lantaran di­tahan imbang 1-1 oleh West Ham pada pertemu­an pertama yang berlangsung di Old Trafford.


Di sisi lain, Piala FA menja­di satu-satunya kompetisi yang masih bisa dijuarai MU pada musim ini setelah ter­sing­kir dari Liga Champions, Li­ga Europa, dan Capital One Cup.


Karena itu, manajer MU Louis van Gaal bertekad me­­rebut satu-satunya trofi ter­sisa demi mengakhiri pa­ce­klik ge­lar ‘Setan Merah’. MU sendiri sudah 10 tahun ter­akhir tidak pernah juara di Piala FA.


United terakhir kali menjua­rai turnamen tertua sepak bo­la itu pada 2004 dengan meng­gasak Millwall 3-0 di final. Saat itu nama-nama seperti Way­ne Rooney dan Michael Carrick belum bergabung ke Old Trafford.


“Liga adalah prioritas ka­mi. Tapi saya tahu apa makna Pia­la FA bagi klub ini, para pe­main, dan fans kami. Tem­pat­nya dalam sejarah Man­­ches­ter United sudah di­­kenal dengan baik,” ujar Van Gaal.


“Tanpa sepak bola Liga Cham­pions musim ini, dan s­etelah kekecewaan tersing­kir sangat dini dari Piala Li­ga dan Liga Europa, Piala FA akan menjadi tambahan yang disambut untuk jadwal kami di Liga Primer.”


“Ini kompetisi sangat pen­ting dan mungkin piala do­mes­tik paling terkenal di du­nia,” sebut sang meneer.


Hanya, ambisi Louis van Gaal bisa dipastikan tidak akan dicapai dengan mudah.Pa­salnya, bos West Ham Sla­ven Bilic merupakan sosok pe­latih yang pandai dalam me­maksimalkan kemampu­an pemainnya.


Bahkan, juru taktik asal Kroa­sia itu yakin timnya bisa me­ngalahkan MU dan lolos ke semifinal Piala FA.


“Manchester United adalah tim yang berbeda ketika me­re­ka bermain tandang dan me­reka tidak terlalu percaya diri.”


“Di sini, amat sulit bermain de­ngan 75.000 orang fans dan atmosfer seperti ini. La­ga ulangan akan sulit, namun akan menguntungkan kami karena kami akan lebih percaya diri,”sebutnya. 

(BBC/B-3)