Seorang pemuda berinisial HRD (25), warga Desa Bukit Tahinting, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Kapolsek Seruyan Tengah IPDA Joni Risatno saat dihubungi dari Kuala Pembuang, Senin, mengatakan pemuda itu ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Desa Bukit Tahinting pada Jumat (18/3/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.


“Tapi belum diketahui penyebab HRD sampai bunuh diri. Karena itu kita masih melakukan penyelidikan dan memeriksa para saksi untuk memastikan penyebab HRD meninggal dunia tersebut,” katanya.


Ia menjelaskan, jasad HRD ditemukan menggantung pertama kali oleh salah satu kerabat korban bernama Vida sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu Vida kaget melihat tubuh HRD yang menggantung di tiang rumah yang berada di bagian dapur dengan menggunakan tali nilon.


“Begitu melihat jasad HRD tergantung, kerabatnya tersebut langsung berteriak minta tolong kepada tetangga, namun begitu diturunkan korban sudah tidak bernyawa lagi,” katanya.


Ia menambahkan, setelah menerima laporan pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), dan dari hasil olah TKP, petugas melihat sebelum gantung diri, HRD terlebih dahulu mengikat tali nilon di salah satu tiang dapur, kemudian HRD menggunakan kursi untuk meraih tali yang berada di posisi lebih tinggi dan langsung gantung diri.


“Dari hasil visum menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, baik itu oleh benda tumpul maupun benda tajam, sehingga dapat disimpulkan sementara HRD murni tewas karena bunuh diri,” katanya. (ANT/B-8)