BORNEONEWS, Sampit - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir melaunching Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) secara resmi, Selasa, 16 Mei 2023. Dirinya berharap keberadaan Umsa dapat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.
"Kami PP Muhammadiyah melaunching Universitas Muhammadiyah Sampit sebagai universitas yang ke 173. Posisi Umsa ini strategis dan akan menjadi penting bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur," kata Haedar.
Umsa diharapkan menjadi lembaga pendidikan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Karena semakin jauh dari pusat perlu kapitalisasi dan akselerasi lembaga pendidikan agar berkelanjutan di tengah persaingan global yang luar biasa.
"Kalau kita tidak melakukan akselerasi kita ketinggalan. Sumber daya manusia (SDM) semakin ke daerah, akses dan berbagai faktor itu membuat SDM kita tidak bisa berkembang," ujarnya.
Dengan demikian, adanya Umsa atas usaha bersama in untuk meningkatkan kualitas SDM yang masih tertinggal dari bangsa-bangsa yang lain.
Lembaga pendidikan itu juga penting untuk menjadi institusi yang merekat persatuan karena lembaga pendidikan itu tidak mengenal agama, suku, ras, dan golongan.
"Muhammadiyah hadir di Papua, NTT itu menjadi milik bersama. Kalau kita ingin terus menjaga persatuan ini lembaga pendidikan adl lembaga yang paling cair," ujarnya.
Indonesia harus menjadi negara yang unggul dan modern. Negara modern menjadi tujuan hampir seluruh negara di dunia dan dapat diwujudkan melalui pendidikan.
--page
"Oleh karena itu kami memback up Umsa ini. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Kotim yang telah mendukung kami untuk program itu. Prinsipnya muhammadiyah milik bangsa," demikian Haedar. (DEWI PATMALASARI/J)









