BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng, Darliansjah mengingatkan perlunya kolaborasi pentahelix Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Ia menuturkan PPID sebagai ujung tombak pelayanan informasi publik harus dapat mengelola data dan informasi yang dikuasainya, sehingga mampu melayani masyarakat dengan baik dalam penyediaan informasi publik.
“Untuk itu perlu ditingkatkan pula kolaborasi baik internal PPID maupun eksternal PPID dengan pola pentahelix,” tegasnya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Internal Pejabat PPID di Hotel Neo Palangka Raya, baru baru ini.
Darliansjah menjelaskan pola pentaholix tersebut adalah kolaborasi dengan pemerintahan, akademisi, media massa, komunitas, dan stakeholders lainnya atau pelaku usaha.
Pada kesempatan tersebut Darliansjah memaparkan Self Assesment Questionnaire (SAQ) dan inovasi PPID Pelaksana Dislutkan Provinsi Kalteng yang disampaikan bersama perwakilan Tim PPID Dislutkan Provinsi Kalteng Kristina Djojoatmodjo.
Dislutkan Kalteng berhasil memperoleh penghargaan Komisi Informasi sebagai Peringkat 1 Badan Publik Kategori Informatif di Provinsi Kalteng selama tiga tahun berturut-turut. (HERMAWAN DP/J)









