BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng menggelar Pertemuan Konvergensi Lintas Program dan Lintas Sektor (LP/LS).
Pertemuan ini sebagai upaya untuk melakukan percepatan perbaikan gizi masyarakat tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
“Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang,” ungkap Sekretaris Dinkes Kalteng, Rainer Danny P. Mamahit ketika membacakan sambutan Kepala Dinas Kesehatan di Hotel Neo Palangka Raya, Selasa 16 Mei 2023.
Ia menjelaskan stunting ditandai dengan panjang/tinggi badan pada umur kurang dari atau -2 standar deviasi pada kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO).
Prevalensi Balita stunting di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 21,6 persen (SSGI, 2022) yang ditargetkan pada 2024 turun menjadi 14 persen, dan wasting dari 14 persen menjadi 7 persen.
--page
Target tersebut memerlukan kerja cerdas seluruh jajaran baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota termasuk Puskesmas. (HERMAWAN DP/J)









