SISWA kelas akhir tingkat SMA akan dihadapkan dengan Ujian Nasional (UN) yang dijadwalkan serentak pada 4 - 6 April 2016, atau sekitar dua pekan lagi.
Berdasarkan dana Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Lamandau, jumlah peserta UN tingkat SMA di Lamandau tahun ini sebanyak 731 siswa.
“Untuk SMA terdiri dari 240 orang siswi dan 272 siswa. Untuk SMK sebanyak 142 siswa dan 77 siswi,” kata Kabid Pengembangan Standar Nasional Pendidikan (PSNP) Dinas Dikjar, Eby Iriansen, Senin (21/3).
Untuk persiapan UN terus dimatangkan UN. Adapun persiapannya hingga kini disebutkan sudah mencapai 75 persen.
“Kita sudah siap, hingga saat ini kita terus berkoordinasi dengan pihak sekolah selaku penyelenggara. Termasuk untuk pengawas juga sudah kita tetapkan. Persiapannya sudah mencapai 75 persen. Tinggal menunggu datangnya soal UN,” sebutnya.
Selain itu, Eby juga menyebutkan bahwa dalam menghadapi UN tahun ini persiapan di tingkat sekolah secara umum juga sudah tampak dilakukan, seperti halnya dengan digelarnya berbagai pelatihan seperti Try Out.
Temasuk juga bimbingan belajar (bimbel) atau penambahan jam belajar khusus untuk calon peserta UN.
Selain itu, Eby juga memastikan bahwa untuk di Lamandau, pelaksanaan UN tahun ini masih menggunakan sistem UNKP (Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil) alias tidak menggunakan sistem UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).
Hal tersebut dikarenakan belum siapnya fasilitas penunjang UNBK seperti dari infrastruktur, SDM, maupun peserta.
Pasalnya, kata dia, dalam bidang infrastruktur sejauh mungkin harus memanfaatkan laboratorium komputer yang ada di sekolah. Sedangkan saat ini masih belum memadai, termasuk jaminan instalasi listrik dan internet.
“Tahun ini Lamandau belum (UNBK), mudah-mudahan tahun depan 2017 sudah bisa. Asalkan segala penunjangnya sudah memadai,” harapnya.
(B-11)


