BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sesi kedua bimbingan manasik haji bagi calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Lamandau fokus pada pendalaman materi dan praktik langsung tata cara ibadah haji. Kegiatan tersebut dilaksanakan terpusat di halaman Masjid Baiturrahman Nanga Bulik.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lamandau, Muhidin Arifin menjelaskan, praktik bimbingan manasik haji sangat penting bagi para Calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci.
“Mereka akan mendapatkan pendalaman materi tentang hal-hal yang harus dilakukan,” kata Arifin di Nanga Bulik, Jumat, 19 Mei 2023.
Bimbingan manasik haji pada kegiatan tersebut, lanjut dia, mulai dari sebelum keberangkatan, pelaksanaan haji, sampai kembali lagi ke tanah air. Terutama ilmu tentang ibadah haji, syarat wajib dan rukun haji dan proses perjalanan ibadah haji.
Diketahui, peserta manasik haji di Kabupaten Lamandau berjumlah 20 orang, terdiri dari jemaah reguler 14 orang, 2 lansia, 2 mutas, dan 2 cadangan. Sedangkan waiting list (jamaah tunggu) calon jamaah haji Kabupaten Lamandau terdaftar setelah keberangkatan haji tahun 2023 sebanyak 1.040 orang.
--page
Arifin juga mengajak para CJH mengedepankan rasa syukur dalam menyongsong penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023. Menurutnya, rasa syukur penting dimantapkan di hati para jemaah haji sebelum berangkat menunaikan rangkaian prosesi ibadah haji.
“Mari bersyukur dengan sepenuh hati kepada Allah SWT atas haji tahun ini dengan berbagai persiapan, baik fisik maupun mental selama melaksanakan rangkaian ibadah haji,” tuturnya.
Ditambahkan Arifin, ibadah haji hukumnya wajib bagi yang mampu melaksanakannya, dari segi kesehatan bertujuan agar jamaah haji dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, sedangkan mampu secara pendanaan dibuktikan dengan melakukan pendaftaran dan pelunasan.
“Bapak dan Ibu patut bersyukur pada tahun ini mendapat panggilan dan dapat melakukan pelunasan, itu berarti Bapak dan Ibu sudah memenuhi salah satu syarat tersebut,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/Y)









