BORNEONEWS,Pulang Pisau - untuk mencegah secara dini terkait Stunting dan menekan angka kematian bayi, ibu dan anak. Dinas kesehatan Pulang Pisau, sampai saat ini terus melaksanakan program aksi Sibergizi.
Dalam aksi Sibergizi tersebut, adalah program yang memiliki sasaran seperti para remaja sekolah, ibu hamil, kelas ibu hamil, dan posyandu.
Kepala Dinas Kesehatan, Pande Putu Gina melalui kepala Bidang Promosi Kesehatan Masyarakat, Yani menjelaskan aksi Sibergizi itu adalah salah satu pilar dalam rangka pencegahan dini terkait stunting.
"Saat ini Sibergizi dilaksanakan di sekolah dengan memberikan edukasi seperti menjaga pola makan, tablet tambah darah untuk remaja putri," ucapnya.
Selain itu untik ibu hamil, pihaknya meminta agar memeriksakan kehamilan mereka dengan pihak nakes minimal 6 kali selama masa kehamilan dan dua kalinya harus dengan USG Empat kali ke pihak nakes 2 kali ke dokter USG supaya dapat melihat perkembangan bayi dalam kandungan.
--page
Yang tidakk kalah pentingnya saat ini ialah, dengan mengaktifkan Posyandu maka diharapkan angka kehadiran ibu hamil di posyandu lebih dari 80 persen.
Dengan angka kehadiran yang tinggi, pihaknya dapat mendeteksi dini anak yang beresiko stunting sehingga dapat melaku pencegahan lebih dini. ( M PRADILA KANDI/R)









