MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Badan Pusat Statistik Barito Utara, Akhmad Nasrullah menyampaikan, petugas sensus harus menguasai konsep dana memiliki kemampuan probing yang baik. 

"Untuk itu, semua peserta pelatihan agar mengikuti dengan sebaik-baiknya pelatihan ini," kata Nasrullah saat pembukaan pelatihan bagi petugas lapangan Unit Pertanian Perorangan (UTP) pada sensus pertanian tahun 2023 gelombang I, di salah satu aula hotel di Muara Teweh, Jumat, 19 Mei 2023.

Dikatakannya, penyelenggaraan sensus pertanian dilakukan oleh BPS sejak tahun 1963. “Sensus Pertanian 2023 (ST2023) adalah yang ketujuh kalinya,” kata dia .

Dikatakannya Nasrullah, dasar pelaksanaan sensus pertanian adalah Rekomendasi FAO dan Amanat UU No 16 Tahun 1997 bahwa Sensus pertanian dilaksanakan 10 tahun sekali tiap tahun berakhiran 3.

Adapaun tujuan dan manfaat yang didapat dari hasil sensus pertanian Tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada 1 Juni sampai 31 Juli akan menghasilkan Informasi strategis. “Dengan tersedianya data pertanian yang berkualitas dari hasil Sensus Pertanian, maka akan mendukung kebijakan strategis pemerintah,” ujarnya.

--page

Nasrullah juga menyampaikan, untuk petugas Sensus Pertanian 2023 yang mengikuti pelatihan ini, agar semangat dalam mengikuti pelatihan, pahami dengan baik materi yang disampaikan, dan jangan malu bertanya jika ada hal yang belum di pahami dan juga sebagai ujung tombak penentu kualitas data ST2023.

“Oleh karena itu petugas sensus harus menguasai konsep dana memiliki kemampuan probing yang baik. Untuk itu, semua peserta agar mengikuti dengan sebaik-baiknya pelatihan ini,” ucapnya. (RAMADHANI/J)