BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah meminta agar pemerintah daerah terus konsisten dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayah Kalteng. Pemerintah daerah diharapkan untuk terus memperkuat strategi yang ada, sehingga angka kemiskinan di daerah dapat ditekan.
Ia mengatakan, salah satu strategi yang dapat dioptimalkan yaitu dengan memperkuat sinergi dan kerja sama antar instansi, mulai dari Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, bahkan hingga tingkat pemerintahan terkecil, yakni kecamatan, kelurahan, desa, RW, dan RT.
"Sinergi dan kerja sama ini dimaksud untuk memvalidasi data masyarakat miskin yang ada di wilayah Kalteng. Dengan data yang valid, maka upaya penangaannya akan menjadi jelas dan terarah, dimana setiap bantuan yang diberikan pemerintah akan menjadi tepat sasaran," ujarnya, Sabtu, 20 Mei 2023.
Dijelaskannya, dengan adanya validasi data yang jelas, kedepan tidak hanya memudahkan pemerintah dalam penyaluran bantuan. Tetapi juga bisa dimaksimalkan untuk memberikan program strategis apa yang dibutuhkan masyarakat, sebagai upaya untuk mengangkat masyarakat dari jurang kemiskinan.
"Misalnya, apabila ada masyarakat yang terdata itu memiliki pendidikan yang rendah, maka bisa diarahkan untuk mengikuti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat atau PKBM. Apabila tidak memiliki keahlian bisa dibimbing melalui UPT Balai Latihan Kerja atau BLK," ucapnya.
--page
Mengingat pentingnya hal tersebut, diharapkan pemerintah dapat serius dalam mengupayakan validasi data, terutama pemerintah di level bawah. "Disini keterbukaan data dan kepekaan para RT dan RW menjadi peranan penting, karena mereka yang menentukan bahwa ada atau tidaknya warga yang tergolong miskin," pungkasnya. (DONNY D/Y)









