Warga yang tinggal di Kabupaten Seruyan bagian hulu seperti Kecamatan Seruyan Hulu, Tumbang Manjul dan Suling Tambun meminta Pemkab Seruyan agar membangunkan pasar induk untuk mendukung aktivitas perekonomian warga. Pasalnya, warga di dua kecamatan itu harus menyeberang ke wilayah tetangga seperti Kabupaten Lamandau dan Nanga Pinuh, Kabupaten Malawai, Kalbar untuk jual beli sembako.
Menurut Jehan Soli (36) warga Tumbang Manjul, pasar induk sangat penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dan dinilai sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian warga. Apalagi, saat ini Pemkab Seruyan sedang mengupayakan penyelesaian pembangunan akses jalan penghubung antar kecamatan.
“Selama ini masyarkaat di sana tidak mempunyai bangunan pasar yang representatif. Sehingga membuat warga harus keluar daerah baik untuk menjual hasil bumi maupun membeli kebutuhan pokok. Coba kalau ada pasar induk, tentunya ini akan sangat memudahkan masyarakat untuk menjalankan aktivitas perekonomian mereka seperti jual beli hingga pemasaran meski dalam skala kecil,” kata Jehan saat ditemui di Kuala Pembuang, Selasa (22/3/2016).
Menurut Jehan, sebenarnya keberadaan pasar induk tidak harus identik dengan daerah perkotaan saja seperti Kuala Pembuang, ibukota Kabupaten Seruyan saja. Namun pasar induk juga harus bisa menjangkau hingga ke daerah hulu. Sehingga bisa memberikan rangsangan terhadap gerak laju perekonomian masyarakat diwilayah setempat.
“Jika pasar induk di daerah hulu ini dibangun, maka masyarakat akan mempunyai peluang pilihan untuk menjalankan usahanya. Apakah itu berdagang atau melakukan aktivitas ekonomi lainnya. Selama ini, perekonomian warga daerah hulu masih stagnan, belum ada peningkatan ekonomi keluarga yang signifikan,” ungkap dia. (PN/B-8)


